{"id":31,"date":"2016-04-29T16:24:06","date_gmt":"2016-04-29T08:24:06","guid":{"rendered":"http:\/\/blog.noekaz.com\/?p=31"},"modified":"2017-02-28T19:47:31","modified_gmt":"2017-02-28T11:47:31","slug":"apa-yang-telah-terjadi-antara-saya-nginx-mysql-php-wordpress-dan-digitalocean-com-part-1","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/blog.nukasrama.com\/index.php\/tekno\/internet\/apa-yang-telah-terjadi-antara-saya-nginx-mysql-php-wordpress-dan-digitalocean-com-part-1\/","title":{"rendered":"Apa yang Telah Terjadi Antara Saya, Nginx, MySQL, PHP, WordPress, dan DigitalOcean.com? Part 1"},"content":{"rendered":"<p>Menyambung <a href=\"http:\/\/nukasrama.com\/tekno\/internet\/pindah-dari-shared-hosting-ke-cloud-server-hosting\/\">tulisan saya sebelumnya<\/a>, saya ingin sedikit berbagi cerita tentang perjalanan saya mulai dari mendaftar di <a href=\"https:\/\/m.do.co\/c\/2c4e5ad4b2ec\" target=\"_blank\">Digital Ocean<\/a> hingga blog ini bisa <em>running<\/em>.<\/p>\n<h2>Mendaftar<\/h2>\n<ul>\n<li>Pertama-tama saya mengunjungi website\u00a0<a href=\"https:\/\/m.do.co\/c\/2c4e5ad4b2ec\" target=\"_blank\">Digital Ocean<\/a>\u00a0(jika Anda ingin mendaftar, saya harap Anda meng-klik <a href=\"https:\/\/m.do.co\/c\/2c4e5ad4b2ec\" target=\"_blank\">link<\/a> ini karena berisi kode referal saya). Kenapa Digital Ocean? Karena menurut beberapa artikel yang saya baca, di sini tempat yang paling murah. Mulai dari\u00a0$5 USD per bulan udah bisa sewa\u00a0satu server.<\/li>\n<\/ul>\n<p><img data-recalc-dims=\"1\" loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-210\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/blog.noekaz.com\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/digitalocean.png?resize=1151%2C839\" alt=\"digitalocean\" width=\"1151\" height=\"839\" \/><\/p>\n<ul>\n<li>Saya klik tombol Sign Up yang ada di pojok kanan atas untuk mendaftar.<\/li>\n<li>Lalu mengisi email dan password. Klik Sign Up. Sebuah email pun dikirimkan ke alamat email saya.<\/li>\n<li>Saya buka email, lalu mengklik link yang dikirimkan untuk konfirmasi.<\/li>\n<li>Untuk bisa mengaktifkan akun, saya\u00a0harus memasukkan data kartu kredit atau mengisi kredit menggunakan\u00a0PayPal minimal $5 USD. Saya pilih\u00a0menggunakan PayPal dan mengisi kredit akun saya senilai\u00a0$10 USD.\u00a0Setelah mengaktifkan akun, saya\u00a0diberikan kredit gratis\u00a0senilai $10 USD. Kredit ini memiliki masa kadaluwarsa selama 12 bulan (sepertinya kredit ini akan habis sebelum mencapai 12 bulan).<\/li>\n<li>Bagi yang tidak memiliki kartu kredit mungkin bisa membuat Virtual Credit Card, tapi sayangnya saya tidak pernah membuatnya dan tidak mengerti cara membuatnya. Anda bisa cari caranya di Google.<\/li>\n<\/ul>\n<p><!--more--><\/p>\n<h2>Membuat Droplet<\/h2>\n<p>Ada 6 jenis distro\u00a0yang bisa dipilih untuk membuat droplet, yaitu Ubuntu, FreeBSD, Fedora, Debian, CoreOS, dan CentOS. Saya pilih\u00a0Debian 7.10 32 bit. Kenapa 32 bit? Karena 32 bit membutuhkan lebih sedikit RAM daripada yang 64 bit. Kenapa Debian 7.10? Karena katanya versi ini yang paling sedikit memakai RAM di antara versi yang lain. Maklum saja karena saya memilih spesifikasi yang paling rendah, yaitu RAM 512MB, 1 CPU, 20GB disk space, dan 1000GB data transfer. Seandainya saya memiliki dana tak terbatas\u00a0tentu saja saya akan pilih yang paling mahal :).<\/p>\n<p><img data-recalc-dims=\"1\" loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-265\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/blog.noekaz.com\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/digitalocean-droplets.png?resize=1066%2C930\" alt=\"digitalocean-droplets\" width=\"1066\" height=\"930\" \/><\/p>\n<p>Sebenarnya saya bisa saja memilih One-click Apps dan WordPress saya pun bisa langsung digunakan. Habis perkara. Tapi, untuk bisa seperti itu, saya harus memilih server yang sewanya\u00a0$10 USD per bulan. Sekali lagi karena dana yang terbatas, saya pilih cara susah.<\/p>\n<p><img data-recalc-dims=\"1\" loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-413\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/blog.noekaz.com\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/digitalocean-apps-1.png?resize=1062%2C954\" alt=\"digitalocean-apps\" width=\"1062\" height=\"954\" \/><\/p>\n<p>Setelah memilih distro dan spesifikasi server, saya\u00a0dihadapkan pada pilihan lokasi server. Ada 7 pilihan lokasi. Saya pilih\u00a0Singapura, dengan alasan yang paling dekat dengan\u00a0Indonesia.<\/p>\n<p><img data-recalc-dims=\"1\" loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-289\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/blog.noekaz.com\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/digitalocean-location.png?resize=1044%2C396\" alt=\"digitalocean-location\" width=\"1044\" height=\"396\" \/><\/p>\n<p>Untuk\u00a0<em>additional options<\/em> dan <em>SSH keys<\/em> saya abaikan.<\/p>\n<p>Isikan jumlah droplet yang ingin dibuat. Saya isi 1 aja, kan dananya terbatas. Kemudian diminta untuk mengisi\u00a0nama host untuk droplet tersebut, tapi saya biarkan nama default yang sudah disediakan.<\/p>\n<p><img data-recalc-dims=\"1\" loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-295\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/blog.noekaz.com\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/digitalocean-create.png?resize=1075%2C719\" alt=\"digitalocean-create\" width=\"1075\" height=\"719\" \/><\/p>\n<p>Klik Create! Droplet saya pun lahir dengan normal.<\/p>\n<p><img data-recalc-dims=\"1\" loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-306\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/blog.noekaz.com\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/digitalocean-mydroplet.png?resize=1055%2C345\" alt=\"digitalocean-mydroplet\" width=\"1055\" height=\"345\" \/><\/p>\n<p>Selain itu, email yang berisi informasi login ke droplet pun dikirim ke alamat email saya. Email tersebut berisi\u00a0Droplet Name, IP Address, Username, dan Password.\u00a0Saatnya login ke droplet!<\/p>\n<h2>Login ke Droplet<\/h2>\n<p>Selanjutnya adalah menentukan\u00a0tool yang akan digunakan untuk login ke droplet. Tool yang paling populer untuk pengguna Windows mungkin adalah <a href=\"http:\/\/www.putty.org\/\" target=\"_blank\">PuTTY<\/a>. Selain PuTTY ada <a href=\"http:\/\/mobaxterm.mobatek.net\/\" target=\"_blank\">MobaXterm<\/a> yang punya feature yang lebih banyak. Dan ada beberapa tool lainnya. Bagi pengguna Linux sudah ada SSH. Karena saya lebih sering berada di lingkungan\u00a0Windows dan suka yang simpel, saya pilih PuTTY saja.<\/p>\n<p><img data-recalc-dims=\"1\" loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-393\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/blog.noekaz.com\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/putty.png?resize=456%2C439\" alt=\"putty\" width=\"456\" height=\"439\" \/><\/p>\n<p>Saya isikan\u00a0IP address dengan IP yang diberikan. Lalu klik Open. Saya masukkan username yaitu <em>root<\/em> dan password sesuai dengan yang dikirimkan lewat email tadi. Di dalam email itu juga diminta untuk mengubah password pada saat login demi alasan keamanan.<\/p>\n<p><img data-recalc-dims=\"1\" loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-437\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/blog.noekaz.com\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/ssh-1.png?resize=595%2C261\" alt=\"ssh\" width=\"595\" height=\"261\" \/><\/p>\n<p>Mulai dari sini, saya harus mempelajari\u00a0lagi perintah-perintah di Linux.<\/p>\n<p>Untuk mengubah password root gunakan perintah <em>passwd<\/em>. Lalu akan diminta untuk mengisi password baru. Enter. Ulangi\u00a0mengisi\u00a0password. Enter. Done! Password sudah berhasil diubah.<\/p>\n<p>Sampai di sini dulu, nanti saya sambung lagi di tulisan berikutnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Menyambung tulisan saya sebelumnya, saya ingin sedikit berbagi cerita tentang perjalanan saya mulai dari mendaftar di Digital Ocean hingga blog ini bisa running. Mendaftar Pertama-tama saya mengunjungi website\u00a0Digital Ocean\u00a0(jika Anda ingin mendaftar, saya harap Anda meng-klik link ini karena berisi kode referal saya). Kenapa Digital Ocean? Karena menurut beberapa artikel yang saya baca, di sini &#8230; <a title=\"Apa yang Telah Terjadi Antara Saya, Nginx, MySQL, PHP, WordPress, dan DigitalOcean.com? Part 1\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/blog.nukasrama.com\/index.php\/tekno\/internet\/apa-yang-telah-terjadi-antara-saya-nginx-mysql-php-wordpress-dan-digitalocean-com-part-1\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang Apa yang Telah Terjadi Antara Saya, Nginx, MySQL, PHP, WordPress, dan DigitalOcean.com? Part 1\">Baca Selengkapnya<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1643,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jetpack_post_was_ever_published":false,"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":true,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[109],"tags":[75,89,90,54,69],"class_list":["post-31","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-internet","tag-digitalocean","tag-mariadb","tag-nginx","tag-php","tag-wordpress"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/blog.nukasrama.com\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/digitalocean.png?fit=1151%2C839&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p3MFVG-v","jetpack-related-posts":[{"id":897,"url":"https:\/\/blog.nukasrama.com\/index.php\/tekno\/internet\/apa-yang-telah-terjadi-antara-saya-nginx-mysql-php-wordpress-dan-digitalocean-com-part-3\/","url_meta":{"origin":31,"position":0},"title":"Apa yang Telah Terjadi Antara Saya, Nginx, MySQL, PHP, WordPress, dan DigitalOcean.com? Part 3","author":"noekaz","date":"20 Mei 2016","format":false,"excerpt":"\u00a0Instalasi Wordpress Sekarang saatnya meng-install Wordpress. \u00a0Pertama-tama saya memutuskan untuk meletakkan lokasi Wordpress di direktori \/srv\/www\/.\u00a0Saya membuat direktori www\u00a0menggunakan perintah mkdir. Masuk ke dalam direktori www\u00a0dan download Wordpress dengan menggunakan wget. wget https:\/\/wordpress.org\/latest.tar.gz Ekstrak file latest.tar.gz menggunakan perintah tar -zxvf latest.tar.gz. Maka akan ada direktori bernama wordpress. Anda bisa me-rename\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Internet&quot;","block_context":{"text":"Internet","link":"https:\/\/blog.nukasrama.com\/index.php\/category\/tekno\/internet\/"},"img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/blog.nukasrama.com\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/digitalocean.png?fit=1151%2C839&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200,"srcset":"https:\/\/i0.wp.com\/blog.nukasrama.com\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/digitalocean.png?fit=1151%2C839&ssl=1&resize=350%2C200 1x, https:\/\/i0.wp.com\/blog.nukasrama.com\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/digitalocean.png?fit=1151%2C839&ssl=1&resize=525%2C300 1.5x, https:\/\/i0.wp.com\/blog.nukasrama.com\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/digitalocean.png?fit=1151%2C839&ssl=1&resize=700%2C400 2x, https:\/\/i0.wp.com\/blog.nukasrama.com\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/digitalocean.png?fit=1151%2C839&ssl=1&resize=1050%2C600 3x"},"classes":[]},{"id":629,"url":"https:\/\/blog.nukasrama.com\/index.php\/tekno\/internet\/apa-yang-telah-terjadi-antara-saya-nginx-mysql-php-wordpress-dan-digitalocean-com-part-2\/","url_meta":{"origin":31,"position":1},"title":"Apa yang Telah Terjadi Antara Saya, Nginx, MySQL, PHP, WordPress, dan DigitalOcean.com? Part 2","author":"noekaz","date":"9 Mei 2016","format":false,"excerpt":"Tulisan ini merupakan kelanjutan dari tulisan saya sebelumnya. Kali ini saya ingin membahas tentang apa saja yang saya install di dalam droplet untuk membangun sebuah blog berbasis Wordpress. Ada tiga aplikasi yang dibutuhkan yaitu\u00a0web server, database server, PHP. Semua perintah yang digunakan menggunakan user root. Instalasi Web Server [Nginx] Ada\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Internet&quot;","block_context":{"text":"Internet","link":"https:\/\/blog.nukasrama.com\/index.php\/category\/tekno\/internet\/"},"img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/blog.nukasrama.com\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/digitalocean.png?fit=1151%2C839&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200,"srcset":"https:\/\/i0.wp.com\/blog.nukasrama.com\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/digitalocean.png?fit=1151%2C839&ssl=1&resize=350%2C200 1x, https:\/\/i0.wp.com\/blog.nukasrama.com\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/digitalocean.png?fit=1151%2C839&ssl=1&resize=525%2C300 1.5x, https:\/\/i0.wp.com\/blog.nukasrama.com\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/digitalocean.png?fit=1151%2C839&ssl=1&resize=700%2C400 2x, https:\/\/i0.wp.com\/blog.nukasrama.com\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/digitalocean.png?fit=1151%2C839&ssl=1&resize=1050%2C600 3x"},"classes":[]},{"id":915,"url":"https:\/\/blog.nukasrama.com\/index.php\/kerjaan\/simda-keuangan\/apa-yang-terjadi-di-dalam-database-simda-keuangan-part-1\/","url_meta":{"origin":31,"position":2},"title":"Apa yang Terjadi di Dalam Database SIMDA Keuangan? Part 1","author":"noekaz","date":"20 Mei 2016","format":false,"excerpt":"Tulisan ini saya tulis hanya ingin\u00a0berbagi kepada\u00a0para administrator yang baru\u00a0berkecimpung dalam dunia per-SIMDA-an. Pengetahuan saya tentang apa yang terjadi di balik database SIMDA masih belum lengkap, masih perlu banyak belajar lagi.\u00a0Apa saja yang akan saya bahas di sini? Sesuai judulnya, saya akan membedah proses yang terjadi pada database SIMDA terutama\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;SIMDA Keuangan&quot;","block_context":{"text":"SIMDA Keuangan","link":"https:\/\/blog.nukasrama.com\/index.php\/category\/kerjaan\/simda-keuangan\/"},"img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/blog.nukasrama.com\/wp-content\/uploads\/2016\/05\/simdakeu.jpg?fit=1200%2C656&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200,"srcset":"https:\/\/i0.wp.com\/blog.nukasrama.com\/wp-content\/uploads\/2016\/05\/simdakeu.jpg?fit=1200%2C656&ssl=1&resize=350%2C200 1x, https:\/\/i0.wp.com\/blog.nukasrama.com\/wp-content\/uploads\/2016\/05\/simdakeu.jpg?fit=1200%2C656&ssl=1&resize=525%2C300 1.5x, https:\/\/i0.wp.com\/blog.nukasrama.com\/wp-content\/uploads\/2016\/05\/simdakeu.jpg?fit=1200%2C656&ssl=1&resize=700%2C400 2x, https:\/\/i0.wp.com\/blog.nukasrama.com\/wp-content\/uploads\/2016\/05\/simdakeu.jpg?fit=1200%2C656&ssl=1&resize=1050%2C600 3x"},"classes":[]},{"id":14,"url":"https:\/\/blog.nukasrama.com\/index.php\/tekno\/software\/apa-yang-perlu-dilakukan-setelah-instalasi-ubuntu-16-04-lts\/","url_meta":{"origin":31,"position":3},"title":"Apa yang Perlu Dilakukan Setelah Instalasi Ubuntu 16.04 LTS?","author":"noekaz","date":"26 April 2016","format":false,"excerpt":"Yang ditunggu-tunggu akhirnya datang juga. Ubuntu 16.04 LTS! (Sok-sok jadi Linux's enthusiast, padahal keseharian masih pake Windows). Ah, sudahlah. Kita di sini mau membahas apa sih yang perlu dilakukan setelah melakukan fresh installation Ubuntu 16.04 LTS? Nggak mungkin kan, habis fresh install dibiarin gitu-gitu\u00a0aja, diterima apa adanya. Jangan! Kalo Tulus\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Software&quot;","block_context":{"text":"Software","link":"https:\/\/blog.nukasrama.com\/index.php\/category\/tekno\/software\/"},"img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/blog.nukasrama.com\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/Screenshot-desktop-1024x576.png?fit=640%2C360&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200,"srcset":"https:\/\/i0.wp.com\/blog.nukasrama.com\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/Screenshot-desktop-1024x576.png?fit=640%2C360&ssl=1&resize=350%2C200 1x, https:\/\/i0.wp.com\/blog.nukasrama.com\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/Screenshot-desktop-1024x576.png?fit=640%2C360&ssl=1&resize=525%2C300 1.5x"},"classes":[]},{"id":25,"url":"https:\/\/blog.nukasrama.com\/index.php\/kerjaan\/personal-project\/simda-keuangan-berbasis-web\/","url_meta":{"origin":31,"position":4},"title":"Personal Project: SIMDA Keuangan Berbasis Web","author":"noekaz","date":"30 April 2016","format":false,"excerpt":"Sebagai seorang web programmer, jika dihadapkan pada sebuah pilihan, antara\u00a0desktop application atau web based application, tentu saja saya lebih memilih web based application. Dengan keunggulan\u00a0bisa diakses dari mana saja (PC, laptop, tablet, smartphone) lewat browser\u00a0selama ada koneksi internet. Hal ini mengingatkan saya pada\u00a0aplikasi yang setiap hari saya tangani di kantor,\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Personal Project&quot;","block_context":{"text":"Personal Project","link":"https:\/\/blog.nukasrama.com\/index.php\/category\/kerjaan\/personal-project\/"},"img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/blog.nukasrama.com\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/simdakeuweb.png?fit=1200%2C557&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200,"srcset":"https:\/\/i0.wp.com\/blog.nukasrama.com\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/simdakeuweb.png?fit=1200%2C557&ssl=1&resize=350%2C200 1x, https:\/\/i0.wp.com\/blog.nukasrama.com\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/simdakeuweb.png?fit=1200%2C557&ssl=1&resize=525%2C300 1.5x, https:\/\/i0.wp.com\/blog.nukasrama.com\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/simdakeuweb.png?fit=1200%2C557&ssl=1&resize=700%2C400 2x, https:\/\/i0.wp.com\/blog.nukasrama.com\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/simdakeuweb.png?fit=1200%2C557&ssl=1&resize=1050%2C600 3x"},"classes":[]},{"id":1266,"url":"https:\/\/blog.nukasrama.com\/index.php\/kerjaan\/personal-project\/simda-bmd-berbasis-web\/","url_meta":{"origin":31,"position":5},"title":"Personal Project: SIMDA BMD Berbasis Web","author":"noekaz","date":"27 Mei 2016","format":false,"excerpt":"Kembali lagi dengan proyek iseng saya yang lain. Kali ini saya\u00a0membuat web interface untuk SIMDA BMD. Tulisan ini masih terkait dengan\u00a0tulisan saya sebelumnya. Di sana dijelaskan kenapa saya menyukai web based application. Saya merasa web based application memiliki lebih banyak keunggulannya, entah pendapat saya ini benar atau tidak. Karena tulisan\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Personal Project&quot;","block_context":{"text":"Personal Project","link":"https:\/\/blog.nukasrama.com\/index.php\/category\/kerjaan\/personal-project\/"},"img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/blog.nukasrama.com\/wp-content\/uploads\/2016\/05\/bmdweb-1024x451.png?fit=640%2C282&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200,"srcset":"https:\/\/i0.wp.com\/blog.nukasrama.com\/wp-content\/uploads\/2016\/05\/bmdweb-1024x451.png?fit=640%2C282&ssl=1&resize=350%2C200 1x, https:\/\/i0.wp.com\/blog.nukasrama.com\/wp-content\/uploads\/2016\/05\/bmdweb-1024x451.png?fit=640%2C282&ssl=1&resize=525%2C300 1.5x"},"classes":[]}],"jetpack_likes_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/blog.nukasrama.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/blog.nukasrama.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/blog.nukasrama.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.nukasrama.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.nukasrama.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=31"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/blog.nukasrama.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.nukasrama.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1643"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/blog.nukasrama.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=31"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.nukasrama.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=31"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.nukasrama.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=31"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}